Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Cilegon resmi mengukuhkan kepengurusan baru untuk masa bakti 2025-2029. Pelantikan digelar dalam suasana khidmat pada Sabtu, 10 Januari 2026, di Kota Cilegon, Banten.
Acara pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi organisasi sosial kemasyarakatan tersebut untuk memperkuat peran dan kontribusinya di tengah masyarakat. Pelantikan dihadiri oleh jajaran pengurus, tokoh masyarakat, serta perwakilan PSMTI dari tingkat wilayah.
Kepengurusan baru diharapkan dapat memperkuat soliditas organisasi sekaligus mendorong kiprah PSMTI dalam bidang sosial, budaya, dan kebangsaan.
Pesan Henry Husada: Rawat Organisasi agar Tetap Relevan
Wakil Ketua Umum sekaligus Koordinator Wilayah PSMTI untuk Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, Henry Husada, menyampaikan pesan penting dalam sambutannya. Ia menekankan pentingnya merawat organisasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Henry mengajak seluruh pengurus dan anggota PSMTI Kota Cilegon untuk menjaga kekompakan dan kerukunan, serta terus membangun kepedulian demi kemajuan bangsa Indonesia.
“PSMTI harus terus dirawat dan dikembangkan agar mampu menjawab tantangan zaman. Kunci utamanya adalah kekompakan, kerukunan, dan kepedulian sosial,” ujar Henry di hadapan para hadirin.
Menurutnya, persatuan dalam visi dan misi menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan organisasi. Ia menegaskan bahwa komitmen bersama perlu terus ditumbuhkan agar tercipta keselarasan dan keharmonisan dalam kebersamaan, sinergi, serta kemajuan PSMTI di masa depan.
“Dengan visi dan misi yang sejalan serta komitmen yang kuat, kita bisa melangkah bersama membangun organisasi yang semakin solid dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” katanya.
Harapan untuk Kerja Nyata
Pelantikan kepengurusan PSMTI Kota Cilegon periode 2025-2029 diharapkan menjadi awal dari kerja nyata yang lebih terarah dan berdampak. Tidak hanya bagi komunitas Tionghoa, tetapi juga bagi pembangunan sosial dan kebangsaan di Kota Cilegon dan sekitarnya.
